Groceries Perishable, Semi-Perishable, & Non-Perishable: Apa Bedanya?

perishable

Dalam grocery, bahan makanan dibagi menjadi tiga kategori berdasarkan daya tahannya: perishable (mudah rusak dalam hitungan hari & jam), semi-perishable (tahan beberapa minggu), dan non-perishable (tahan berbulan-bulan hingga tahunan). 

1. Groceries Perishable

Perishable adalah bahan makanan yang mudah rusak dalam waktu singkat jika tidak disimpan pada suhu yang tepat. 

Kandungan air dan nutrisinya yang tinggi membuat bahan ini menjadi media yang cepat ditumbuhi bakteri saat berada di suhu ruang.

Contoh Produk Perishable

Sayur segar, buah-buahan lunak, daging sapi, ayam, seafood, susu segar, telur, tahu, tempe, dan produk susu olahan seperti yogurt semuanya masuk kategori perishable.

Berapa Lama Bahan Perishable Bertahan?

ProdukSuhu RuangDi KulkasDi Freezer
Daging segar2 jam1-2 hari3-6 bulan
Susu segar2 jam5-7 hari1 bulan
Sayur berdaun4-6 jam3-5 hari8-12 bulan
Tahu & tempe4-6 jam3-5 hari1-2 bulan
Telur1-3 minggu3-5 mingguTidak disarankan

Kenapa Bahan Perishable Butuh Pengiriman Cepat?

Semakin lama bahan perishable berada di luar suhu dingin, semakin cepat kualitasnya menurun. 

Inilah kenapa metode belanja sangat berpengaruh, karena waktu antara produk dipetik atau dipotong hingga sampai ke tangan kamu menentukan kesegarannya. 

Astro mengirimkan bahan perishable seperti sayur, daging, dan seafood dalam hitungan menit, sehingga kamu bisa membeli sesering dibutuhkan tanpa khawatir kualitas berkurang di perjalanan.

2. Groceries Semi-Perishable

Semi-perishable adalah bahan makanan yang memiliki daya tahan beberapa minggu, atau beberapa bulan jika disimpan dengan benar. 

Kategori ini tidak sepeka perishable terhadap suhu, namun tetap membutuhkan perhatian dalam cara penyimpanannya.

Contoh Produk Semi-Perishable

Keju keras, mentega, saus botol yang sudah dibuka, roti, selai, kecap manis, dan beberapa jenis buah dengan kulit tebal seperti apel, jeruk, dan semangka termasuk dalam kategori ini.

Tips Menyimpan Produk Semi-Perishable

Simpan produk yang sudah dibuka di kulkas dan pastikan wadahnya tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi. Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala, terutama untuk saus dan produk olahan yang sudah terbuka lebih dari dua minggu.

3. Groceries Non-Perishable

Non-perishable adalah bahan makanan yang bisa bertahan dalam waktu sangat lama di suhu ruang tanpa mengalami kerusakan signifikan. 

Kandungan airnya sangat rendah atau telah melalui proses pengawetan yang memperpanjang masa simpannya.

Contoh Produk Non-Perishable

Beras, tepung, minyak goreng, gula, garam, mie instan, makanan kalengan, kopi, teh, dan bumbu kering semuanya masuk kategori non-perishable. Produk-produk ini adalah stok dapur yang bisa dibeli dalam jumlah besar sekaligus.

Tips Menyimpan Produk Non-Perishable

Simpan di tempat kering, sejuk, dan terhindar dari sinar matahari langsung. Gunakan wadah kedap udara untuk tepung dan beras agar terhindar dari kutu dan kelembapan yang bisa mempercepat kerusakan meski daya tahannya panjang.

Perbandingan Ketiga Kategori

KategoriDaya TahanContoh ProdukCara SimpanFrekuensi Belanja
PerishableJam hingga hariSayur, daging, susu segarKulkas atau freezer segeraBeberapa kali seminggu
Semi-perishableMinggu hingga bulanKeju, roti, sausKulkas setelah dibukaMingguan
Non-perishableBulan hingga tahunBeras, tepung, minyakSuhu ruang, tempat keringBulanan

Strategi Belanja Berdasarkan Kategori

Belanja non-perishable cukup dilakukan sebulan sekali dalam jumlah besar karena daya tahannya panjang dan harganya sering lebih hemat jika dibeli grosir. 

Untuk perishable, beli sesering mungkin dalam jumlah kecil agar selalu segar dan tidak terbuang. 

Di sinilah, Astro menjadi solusi paling praktis karena kamu bisa pesan sayur, daging, atau seafood kapan saja dan menerimanya dalam hitungan menit, tanpa perlu keluar rumah hanya untuk membeli satu atau dua bahan segar.

Pertanyaan Umum

Apakah telur termasuk perishable? 

Ya. Telur termasuk perishable karena kualitasnya menurun secara bertahap, terutama di suhu ruang. Simpan telur di kulkas untuk memperpanjang kesegarannya hingga tiga hingga lima minggu.

Apa perbedaan perishable dan non-perishable? 

Perbedaan utamanya ada pada kandungan air dan proses pengolahannya. Perishable rusak dalam hitungan jam hingga hari tanpa pendingin, sedangkan non-perishable bisa bertahan berbulan-bulan di suhu ruang. 

Kenapa bahan perishable sebaiknya dibeli sesering mungkin? 

Daya tahannya yang singkat membuat pembelian dalam jumlah besar berisiko menimbulkan pemborosan. Membeli dalam jumlah kecil tapi sering, misalnya melalui Astro, adalah strategi paling efisien untuk bahan perishable.

Kenali Perbedaannya, Bantu Atur Waktu Belanja!

Memahami perbedaan perishable, semi-perishable, dan non-perishable membantu kamu merencanakan belanja lebih cerdas, menyimpan bahan lebih tepat, dan mengurangi pemborosan di dapur. 

Untuk bahan perishable yang butuh kesegaran optimal, pesan di Astro dan terima dalam hitungan menit sebelum kesegarannya berkurang!

Iqbal Azhar Ramadhan
Iqbal Azhar Ramadhan

Help brands improve visibility, engagement, and drive measurable results.
My expertise in digital marketing allows me to optimize campaigns and deliver high-impact outcomes.