{"id":2072,"date":"2022-11-11T21:57:13","date_gmt":"2022-11-11T14:57:13","guid":{"rendered":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/?p=2072"},"modified":"2023-08-30T15:36:13","modified_gmt":"2023-08-30T08:36:13","slug":"mana-yang-lebih-baik-minyak-canola-vs-minyak-zaitun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/mana-yang-lebih-baik-minyak-canola-vs-minyak-zaitun\/","title":{"rendered":"Mana yang Lebih Baik Minyak Canola vs Minyak Zaitun\u00a0"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Mana-yang-Lebih-Baik-Minyak-Canola-vs-Minyak-Zaitun--1024x683.jpg\" alt=\"Mana yang Lebih Baik Minyak Canola vs Minyak Zaitun\u00a0\" class=\"wp-image-2073\" srcset=\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Mana-yang-Lebih-Baik-Minyak-Canola-vs-Minyak-Zaitun--1024x683.jpg 1024w, https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Mana-yang-Lebih-Baik-Minyak-Canola-vs-Minyak-Zaitun--300x200.jpg 300w, https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Mana-yang-Lebih-Baik-Minyak-Canola-vs-Minyak-Zaitun--768x512.jpg 768w, https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Mana-yang-Lebih-Baik-Minyak-Canola-vs-Minyak-Zaitun--1200x800.jpg 1200w, https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Mana-yang-Lebih-Baik-Minyak-Canola-vs-Minyak-Zaitun-.jpg 1280w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Ketika ingin mengganti <a href=\"https:\/\/astroid.link\/zlRfE4FWCwb\">minyak kelapa sawit<\/a> ke minyak yang sehat, terlebih untuk pengidap penyakit darah tinggi, jantung atau yang sedang menjalani program diet, umumnya minyak canola vs minyak zaitun<strong> <\/strong>sebagai pilihan yang banyak disarankan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, harus kamu ketahui jika kegunaan dan sifat kedua minyak ini sangat berbeda. Agar manfaatnya maksimal, pakailah minyak ini dengan tepat dan cari tahu perbedaan dari <a href=\"https:\/\/astroid.link\/JEiV1Qljtwb\">minyak zaitun<\/a> dengan <a href=\"https:\/\/astroid.link\/0ryz0xtpjwb\">minyak canola<\/a>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini, kita akan membahas lebih bagus minyak zaitun atau minyak canola untuk memasak. Yuk, simak ulasannya berikut ini.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote\">\n<p>&nbsp;<\/p>\n<cite><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/ini-alternatif-untuk-pengganti-minyak-goreng-yang-menyehatkan\/\">Ini Alternatif Untuk Pengganti Minyak Goreng yang Menyehatkan<\/a><\/strong><\/cite><\/blockquote>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu Minyak Canola dan Minyak Zaitun?&nbsp;<\/h2>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/astroid.link\/0ryz0xtpjwb\">Minyak canola<\/a> merupakan sejenis minyak nabati yang terbuat dari biji tanaman yang bernama Canola. Nama tersebut sebenarnya adalah singkatan dari Canada Oil, yang menjadi negara produsen utama.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Jenis minyak yang satu ini memiliki kandungan lemak tak jenuh tunggal sebesar 63% dan asam alfa linoleat. Semua senyawa tersebut sudah lama dihubungkan manfaatnya untuk membantu kesehatan jantung. Minyak dari Kanada ini terbukti rendah asam erusat yang merupakan asam lemak yang bisa mengakibatkan kerusakan jantung.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Walaupun demikian, minyak canola sendiri tidak mempunyai kandungan antioksidan yang banyak seperti minyak zaitun, sebab telah melewati berbagai metode penyulingan kompleks. Sebab tahap penyulingan tersebut juga minyak ini hanya memiliki kandungan nutrisi yang sedikit. Yang tersisa hanyalah vitamin K dan vitamin E yang larut di lemak.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan, <a href=\"https:\/\/astroid.link\/JEiV1Qljtwb\">minyak zaitun<\/a> adalah minyak yang berasal dari ekstrak buah zaitun, yang mempunyai kandungan omega 3 dan omega 6. Tetapi, asam lemak yang sangat banyak terkandung pada minyak zaitun yaitu asam oleat yang sangat bagus untuk tubuh dan sudah lama diyakini bisa mengurangi peradangan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, minyak canola sendiri bisa dipanaskan dengan suhu yang cukup tinggi dan mempunyai rasa yang hambar. Ini menjadikan minyak canola digunakan oleh banyak orang dan menjadi minyak favorit.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Mempunyai titik asap sekitar 200 derajat celcius, menjadikan minyak canola selalu menjadi pilihan guna menggoreng dengan api yang sedang sampai tinggi. Bahkan, jenis minyak yang satu ini dapat menggantikan minyak kelapa sawit untuk menggoreng beberapa makanan yang dimasak dengan suhu tinggi, contohnya ayam goreng.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, minyak zaitun mempunyai titik asal yang cukup rendah dibandingkan minyak canola yaitu sekitar 150 derajat celcius. Memakai minyak zaitun untuk menggoreng dengan suhu yang tinggi dapat menimbulkan radikal bebas dan racun. Minyak zaitun sangat aman dipakai untuk dressing salam maupun menumis yang suhunya rendah yakni dibawah 150 derajat celcius.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-media-text alignwide has-media-on-the-right is-stacked-on-mobile is-style-tw-hard-shadow has-palette-color-1-background-color has-background tw-stack-md\"><div class=\"wp-block-media-text__content\">\n<h4 class=\"wp-block-heading has-palette-color-8-color has-text-color has-medium-font-size\">Dapatkan Bahan Masaknya di Astro!<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"is-style-default has-palette-color-8-color has-text-color\" style=\"font-size:clamp(14px, 0.875rem + ((1vw - 3.2px) * 0.234), 17px);\">Temukan kebutuhan sehari-hari kamu seperti Minyak Zaitun dan Minyak Canola di Aplikasi ASTRO!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-layout-flex wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button is-style-circular coblocks-animate\"><a class=\"wp-block-button__link has-white-background-color has-background wp-element-button\" href=\"https:\/\/astroid.link\/FAJqinlxAsb\"><strong>Download Astro Sekarang!<\/strong><\/a><\/div>\n<\/div>\n<\/div><figure class=\"wp-block-media-text__media\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Mana-yang-Lebih-Baik-Minyak-Canola-vs-Minyak-Zaitun--1024x683.jpg\" alt=\"Cara Menggunakan Minyak Canola Untuk Mpasi yang Baik\" class=\"wp-image-2073 size-full\" srcset=\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Mana-yang-Lebih-Baik-Minyak-Canola-vs-Minyak-Zaitun--1024x683.jpg 1024w, https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Mana-yang-Lebih-Baik-Minyak-Canola-vs-Minyak-Zaitun--300x200.jpg 300w, https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Mana-yang-Lebih-Baik-Minyak-Canola-vs-Minyak-Zaitun--768x512.jpg 768w, https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Mana-yang-Lebih-Baik-Minyak-Canola-vs-Minyak-Zaitun--1200x800.jpg 1200w, https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Mana-yang-Lebih-Baik-Minyak-Canola-vs-Minyak-Zaitun-.jpg 1280w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Manfaat Minyak Canola dan Minyak Zaitun&nbsp;<\/h2>\n\n\n\n<p>Minyak canola dan minyak zaitun tentunya memiliki manfaatnya masing-masing yang bisa kamu gunakan sesuai dengan kebutuhan. Apa saja manfaat dari kedua minyak ini? Mari simak ulasan di bawah ini.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><a href=\"https:\/\/astroid.link\/0ryz0xtpjwb\">Minyak Canola<\/a>&nbsp;<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Menurunkan kadar kolesterol jahat&nbsp;<\/h3>\n\n\n\n<p>Salah satu manfaat yang dimiliki minyak canola adalah bisa menurunkan kadar kolesterol jahat yang ada dalam darah. Hal tersebut sebab rendahnya tingkat lemak jenuh pada <a href=\"https:\/\/astroid.link\/0ryz0xtpjwb\">minyak canola<\/a>. Selain itu, tingginya kandungan lemak tak jenuh pada minyak ini bisa meningkatkan kolesterol baik dalam darah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Membuat jantung lebih sehat&nbsp;<\/h3>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/astroid.link\/0ryz0xtpjwb\">Minyak canola<\/a> pun bagus guna menyehatkan jantung. Sebab, minyak canola mengandung omega 3 dan omega 6 yang bisa menaikkan kadar kolesterol baik sehingga bisa menurunkan resiko penyakit jantung.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Menstabilkan gula darah&nbsp;<\/h3>\n\n\n\n<p>Lemak tak jenuh pada <a href=\"https:\/\/astroid.link\/0ryz0xtpjwb\">minyak canola<\/a> bukan hanya berfungsi untuk menjaga kesehatan jantung, namun juga bisa membantu menstabilkan gula darah. Hal tersebut berarti resiko untuk terkena diabetes sangat kecil.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, apabila dikonsumsi secara rutin, minyak ini juga dapat menaikkan sensitivitas insulin sampai 9%. Manfaat ini bisa dirasakan oleh orang dengan gula darah tinggi ataupun yang normal.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote\">\n<p><\/p>\n<cite><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/harus-tahu-ini-jenis-minyak-yang-bagus-untuk-diet\/\">Harus Tahu, Ini Jenis Minyak yang Bagus Untuk Diet<\/a><\/strong><\/cite><\/blockquote>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><a href=\"https:\/\/astroid.link\/JEiV1Qljtwb\">Minyak Zaitun<\/a>&nbsp;<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Mampu turunkan kolesterol&nbsp;<\/h3>\n\n\n\n<p>Sama seperti minyak canola, ternyata <a href=\"https:\/\/astroid.link\/JEiV1Qljtwb\">minyak zaitun<\/a> juga bisa membantu untuk turunkan kadar kolesterol. Hal tersebut sebab di dalam minyak zaitun terdapat kandungan antioksidan yang bisa turunkan kolesterol buruk atau biasa dikenal dengan LDL, dan juga menjaga kolesterol baik atau HDL.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Mengurangi resiko terserang penyakit jantung&nbsp;<\/h3>\n\n\n\n<p>Ada kandungan polifenol pada <a href=\"https:\/\/astroid.link\/JEiV1Qljtwb\">minyak zaitun<\/a> yang bisa membantu untuk mengurangi resiko penyakit jantung, bahkan mampu menghindari serangan jantung. Walaupun begitu, tidak berarti dengan mengkonsumsi minyak zaitun dalam jumlah yang banyak bisa membuat kamu bebas dari resiko penyakit jantung.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Kamu harus tetap mengimbanginya dengan mempunyai pola makan sehat, istirahat yang cukup, rajin berolahraga, dan jangan stres. Tidak lupa untuk banyak mengkonsumsi suplemen dan vitamin guna membangun kekebalan tubuh.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Memantau tekanan darah&nbsp;<\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan rutin mengkonsumsi <a href=\"https:\/\/astroid.link\/JEiV1Qljtwb\">minyak zaitun<\/a> setiap hari bisa membantu memantau tekanan darah. Itulah mengapa minyak yang satu ini bagus dikonsumsi penderita hipertensi yang mau memantau tekanan darah. Dengan tekanan darah yang terpantau, maka bisa menurunkan risiko beberapa penyakit, seperti penyakit jantung.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Mencegah kanker&nbsp;<\/h3>\n\n\n\n<p>Gabungan dari pola makan yang sehat dan mengkonsumsi <a href=\"https:\/\/astroid.link\/JEiV1Qljtwb\">minyak zaitun<\/a> bisa membantu tingkatkan kadar antioksidan di dalam tubuh. Harus kamu ketahui jika antioksidan ini bisa membantu mencegah radikal bebas yang juga bisa berdampak bagus untuk mencegah terjadinya penyakit kanker. Walaupun begitu, dibutuhkan penelitian kembali untuk hal ini.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote\">\n<p><\/p>\n<cite><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/apa-manfaat-minyak-zaitun-extra-virgin-olive-oil-untuk-tubuh\/\">Apa Manfaat Minyak Zaitun Extra Virgin Olive Oil Untuk Tubuh<\/a><\/strong><\/cite><\/blockquote>\n\n\n\n<p>Jadi, minyak <a href=\"https:\/\/astroid.link\/0ryz0xtpjwb\">canola<\/a> vs <a href=\"https:\/\/astroid.link\/JEiV1Qljtwb\">minyak zaitun<\/a><strong> <\/strong>ini sama-sama bagus untuk dikonsumsi sesuai dengan kebutuhannya. Bagi kamu yang ingin menggunakan minyak ini, pastikan cocokan kembali dengan kebutuhan mu, ya!<\/p>\n\n\n\n<p>Belanja <a href=\"https:\/\/astroid.link\/0ryz0xtpjwb\">minyak canola<\/a> dan <a href=\"https:\/\/astroid.link\/JEiV1Qljtwb\">minyak zaitun<\/a> di Astro sekarang! Belanja di Astro praktis dan nggak pakai tunggu lama. Pesanan kamu akan diantar dalam hitungan menit saja. <a href=\"https:\/\/astroid.link\/FAJqinlxAsb\">Download aplikasi Astro<\/a> di Google Play Store dan App Store sekarang!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-pb-accordion-item c-accordion__item js-accordion-item no-js\" data-initially-open=\"false\" data-click-to-close=\"true\" data-auto-close=\"true\" data-scroll=\"false\" data-scroll-offset=\"0\"><h2 id=\"at-20720\" class=\"c-accordion__title js-accordion-controller\" role=\"button\">Referensi:<\/h2><div id=\"ac-20720\" class=\"c-accordion__content\">\n<p><a href=\"https:\/\/www.halodoc.com\/artikel\/kenali-manfaat-minyak-zaitun-bagi-kesehatan-tubuh\">Kenali Manfaat Minyak Zaitun bagi Kesehatan Tubuh<\/a><\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/5-manfaat-minyak-kanola-yang-wajib-ibu-ketahui\">5 Manfaat Minyak Kanola yang Wajib Ibu Ketahui<\/a><\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/hellosehat.com\/nutrisi\/fakta-gizi\/minyak-canola-sehat-atau-tidak\/\">Apakah Memasak Pakai Minyak Canola Dijamin Lebih Sehat?<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Sumber Gambar: Shutterstock<\/p>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketika ingin mengganti minyak kelapa sawit ke minyak yang sehat, terlebih untuk pengidap penyakit darah tinggi, jantung atau yang sedang menjalani program diet, umumnya minyak canola vs minyak zaitun sebagai pilihan yang banyak disarankan.&nbsp; Namun, harus kamu ketahui jika kegunaan dan sifat kedua minyak ini sangat berbeda. Agar manfaatnya maksimal, pakailah minyak ini dengan tepat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":2073,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_coblocks_attr":"","_coblocks_dimensions":"","_coblocks_responsive_height":"","_coblocks_accordion_ie_support":"","footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"blocksy_meta":{"styles_descriptor":{"styles":{"desktop":"","tablet":"","mobile":""},"google_fonts":[],"version":6}},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mana yang Lebih Baik Minyak Canola vs Minyak Zaitun\u00a0 - Official Astronauts Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/mana-yang-lebih-baik-minyak-canola-vs-minyak-zaitun\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mana yang Lebih Baik Minyak Canola vs Minyak Zaitun\u00a0 - Official Astronauts Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ketika ingin mengganti minyak kelapa sawit ke minyak yang sehat, terlebih untuk pengidap penyakit darah tinggi, jantung atau yang sedang menjalani program diet, umumnya minyak canola vs minyak zaitun sebagai pilihan yang banyak disarankan.&nbsp; Namun, harus kamu ketahui jika kegunaan dan sifat kedua minyak ini sangat berbeda. Agar manfaatnya maksimal, pakailah minyak ini dengan tepat [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/mana-yang-lebih-baik-minyak-canola-vs-minyak-zaitun\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Official Astronauts Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/astronauts.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-11-11T14:57:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-08-30T08:36:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Mana-yang-Lebih-Baik-Minyak-Canola-vs-Minyak-Zaitun-.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"854\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Arie Wahyu\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Arie Wahyu\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/mana-yang-lebih-baik-minyak-canola-vs-minyak-zaitun\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/mana-yang-lebih-baik-minyak-canola-vs-minyak-zaitun\/\"},\"author\":{\"name\":\"Arie Wahyu\",\"@id\":\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/#\/schema\/person\/55d388efbdd13d43caadacda97cfedf4\"},\"headline\":\"Mana yang Lebih Baik Minyak Canola vs Minyak Zaitun\u00a0\",\"datePublished\":\"2022-11-11T14:57:13+00:00\",\"dateModified\":\"2023-08-30T08:36:13+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/mana-yang-lebih-baik-minyak-canola-vs-minyak-zaitun\/\"},\"wordCount\":946,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/mana-yang-lebih-baik-minyak-canola-vs-minyak-zaitun\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Mana-yang-Lebih-Baik-Minyak-Canola-vs-Minyak-Zaitun-.jpg\",\"articleSection\":[\"Makanan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/mana-yang-lebih-baik-minyak-canola-vs-minyak-zaitun\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/mana-yang-lebih-baik-minyak-canola-vs-minyak-zaitun\/\",\"url\":\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/mana-yang-lebih-baik-minyak-canola-vs-minyak-zaitun\/\",\"name\":\"Mana yang Lebih Baik Minyak Canola vs Minyak Zaitun\u00a0 - Official Astronauts Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/mana-yang-lebih-baik-minyak-canola-vs-minyak-zaitun\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/mana-yang-lebih-baik-minyak-canola-vs-minyak-zaitun\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Mana-yang-Lebih-Baik-Minyak-Canola-vs-Minyak-Zaitun-.jpg\",\"datePublished\":\"2022-11-11T14:57:13+00:00\",\"dateModified\":\"2023-08-30T08:36:13+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/mana-yang-lebih-baik-minyak-canola-vs-minyak-zaitun\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/mana-yang-lebih-baik-minyak-canola-vs-minyak-zaitun\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/mana-yang-lebih-baik-minyak-canola-vs-minyak-zaitun\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Mana-yang-Lebih-Baik-Minyak-Canola-vs-Minyak-Zaitun-.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Mana-yang-Lebih-Baik-Minyak-Canola-vs-Minyak-Zaitun-.jpg\",\"width\":1280,\"height\":854,\"caption\":\"Cara Menggunakan Minyak Canola Untuk Mpasi yang Baik\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/mana-yang-lebih-baik-minyak-canola-vs-minyak-zaitun\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Makanan\",\"item\":\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/category\/makanan\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Mana yang Lebih Baik Minyak Canola vs Minyak Zaitun\u00a0\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/\",\"name\":\"Official Astronauts Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/#organization\",\"name\":\"Astro\",\"url\":\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/og.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/og.png\",\"width\":600,\"height\":400,\"caption\":\"Astro\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/astronauts.id\",\"https:\/\/www.instagram.com\/astronauts.id\/\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/company\/astronautsid\",\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCdnBvEWKvBuBTlQ-NssCQsQ\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/#\/schema\/person\/55d388efbdd13d43caadacda97cfedf4\",\"name\":\"Arie Wahyu\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3812cac99fac87e98cb860003e3b5c9c?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3812cac99fac87e98cb860003e3b5c9c?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Arie Wahyu\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/author\/arie-wahyu\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mana yang Lebih Baik Minyak Canola vs Minyak Zaitun\u00a0 - Official Astronauts Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/mana-yang-lebih-baik-minyak-canola-vs-minyak-zaitun\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mana yang Lebih Baik Minyak Canola vs Minyak Zaitun\u00a0 - Official Astronauts Blog","og_description":"Ketika ingin mengganti minyak kelapa sawit ke minyak yang sehat, terlebih untuk pengidap penyakit darah tinggi, jantung atau yang sedang menjalani program diet, umumnya minyak canola vs minyak zaitun sebagai pilihan yang banyak disarankan.&nbsp; Namun, harus kamu ketahui jika kegunaan dan sifat kedua minyak ini sangat berbeda. Agar manfaatnya maksimal, pakailah minyak ini dengan tepat [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/mana-yang-lebih-baik-minyak-canola-vs-minyak-zaitun\/","og_site_name":"Official Astronauts Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/astronauts.id","article_published_time":"2022-11-11T14:57:13+00:00","article_modified_time":"2023-08-30T08:36:13+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":854,"url":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Mana-yang-Lebih-Baik-Minyak-Canola-vs-Minyak-Zaitun-.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Arie Wahyu","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Arie Wahyu","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/mana-yang-lebih-baik-minyak-canola-vs-minyak-zaitun\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/mana-yang-lebih-baik-minyak-canola-vs-minyak-zaitun\/"},"author":{"name":"Arie Wahyu","@id":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/#\/schema\/person\/55d388efbdd13d43caadacda97cfedf4"},"headline":"Mana yang Lebih Baik Minyak Canola vs Minyak Zaitun\u00a0","datePublished":"2022-11-11T14:57:13+00:00","dateModified":"2023-08-30T08:36:13+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/mana-yang-lebih-baik-minyak-canola-vs-minyak-zaitun\/"},"wordCount":946,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/mana-yang-lebih-baik-minyak-canola-vs-minyak-zaitun\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Mana-yang-Lebih-Baik-Minyak-Canola-vs-Minyak-Zaitun-.jpg","articleSection":["Makanan"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/mana-yang-lebih-baik-minyak-canola-vs-minyak-zaitun\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/mana-yang-lebih-baik-minyak-canola-vs-minyak-zaitun\/","url":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/mana-yang-lebih-baik-minyak-canola-vs-minyak-zaitun\/","name":"Mana yang Lebih Baik Minyak Canola vs Minyak Zaitun\u00a0 - Official Astronauts Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/mana-yang-lebih-baik-minyak-canola-vs-minyak-zaitun\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/mana-yang-lebih-baik-minyak-canola-vs-minyak-zaitun\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Mana-yang-Lebih-Baik-Minyak-Canola-vs-Minyak-Zaitun-.jpg","datePublished":"2022-11-11T14:57:13+00:00","dateModified":"2023-08-30T08:36:13+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/mana-yang-lebih-baik-minyak-canola-vs-minyak-zaitun\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/mana-yang-lebih-baik-minyak-canola-vs-minyak-zaitun\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/mana-yang-lebih-baik-minyak-canola-vs-minyak-zaitun\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Mana-yang-Lebih-Baik-Minyak-Canola-vs-Minyak-Zaitun-.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Mana-yang-Lebih-Baik-Minyak-Canola-vs-Minyak-Zaitun-.jpg","width":1280,"height":854,"caption":"Cara Menggunakan Minyak Canola Untuk Mpasi yang Baik"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/mana-yang-lebih-baik-minyak-canola-vs-minyak-zaitun\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Makanan","item":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/category\/makanan\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Mana yang Lebih Baik Minyak Canola vs Minyak Zaitun\u00a0"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/","name":"Official Astronauts Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/#organization","name":"Astro","url":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/og.png","contentUrl":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/og.png","width":600,"height":400,"caption":"Astro"},"image":{"@id":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/astronauts.id","https:\/\/www.instagram.com\/astronauts.id\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/astronautsid","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCdnBvEWKvBuBTlQ-NssCQsQ"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/#\/schema\/person\/55d388efbdd13d43caadacda97cfedf4","name":"Arie Wahyu","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3812cac99fac87e98cb860003e3b5c9c?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3812cac99fac87e98cb860003e3b5c9c?s=96&d=mm&r=g","caption":"Arie Wahyu"},"sameAs":["https:\/\/www.astronauts.id\/blog"],"url":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/author\/arie-wahyu\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2072"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2072"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2072\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6815,"href":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2072\/revisions\/6815"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2073"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2072"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2072"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.astronauts.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2072"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}